BAB
I
PENDAHULUAN
A. HAKIKAT
DAN RUNG LINGKUP ISBD
1.Hakikat dan ruang
lingkup ISBD dan ISD
ISD merupakan suatu
disiplin ilmu yang bertujuan untuk menanggapi masalah-masalah sosial,khususnya
yangvid di hadapi masyarakat Indonesia.adapun tema pokok ISD adalah hubugan
timbal balik antara manusia dengan lingkungan.
Objek kajian ISDantara
lain sebagai berikut:
a.berbagai kenyataan
bersama yang merupakan masalah sosial yang dapat ditanggapi melalui pendekatan
sendiri maupun pendekatan antar bidang (interdisiplin).
b.keanekaragaman
gologan dan kesatuan sosial dalam masyarakat masing-masing memiliki kepentigan
dan kebutuhan sendiri tetapi terdapat tiga juga persamaan kepentigan yang dapat
mengakibatkan kerjasdama dan pertentangan adalah sebagai berikut:
- individu keluarga dan
masyarakat
- masyarakat kota dan
desa
- masalahpenduduk
- pelapisan sosial
- pemudaan dan
sosialisasi
- ilmu pengetahuan,
teknologi dan kemiskinan
IBD berbeda dengan
pengetahuan budaya.Ibd adalah bahasa inggris di sebut dengan Basic
Humanities.Sementara pengetahuan dalam bahasa inggris di sebut dengan istilah
The Humanities.Pengetahuan budaya mengkaji nilai-nilai manusia sebagai makhluk
budaya (humo humanus) sedangkan ibd merupakan ilmu tantang budaya melainkan
mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.
Ruang lingkup yang
dikajikan dari ibd antara lain:
-Manusia dan pandagan
hidup
-Manusia dan keindahan
-Manusia dan keadilan
-Manusia dan cintakasih
-Manusia dan tanggung
jawab
-Mmanusia dan
kegelisahan
-Manusia dan harapan
2.Hakikat Dan Ruang
Lingkup ISBD
ISBD merupakan penggabugkan
dari dua buah disiplin ilmu/mku (mata kuliah umum) yang terdiri dari isd dan
ibd .
Selain itu, ISBD
diharapkan dapat membekali mahasiswa dalam menghadapi tantangan .sosial budaya
dilingkungan sekitarnya lebih lanjut ISBD diharapkan dapat oula membekali
mahasiswa dalam memberi kontribusi bagi pemecahan masalah-masalah sosial
budaya.
Berdasarkan SK Dirjen
Dikti No. 44/ Dikti/ Kep/ 2006 tentabg rambu-rambu pelaksanaan kelompok
berkehidupan bermasyarakat di perguruan tinggi, ISBD mengkaji tentang:
·
Pengantar ISBD
·
Manusia sebagai makhluk budaya
·
Manusia sebagai makhluk individu dan
sosial
·
Manusia dan peradaban
·
Manusia, keragaman, dan kesetaraan
·
Manusia, nilai, moral, dan hukum
·
Manusia, sains, teknologi, dan seni
·
Manusia dan lingkungan
Adapun landasan hukum
dilaksanakan landasan ISBD, adalah sebagai berikut:
a. UUD
1945, pasal 31 ayat 5 amandemen ke-4 UUD 1945 yang berbunyi pemerintah
memajukan ilmu pengetahuan dan teknologidengan menjunjung tinggi nilai-nilai
agama dan persatuan bangsa untuk memajukan peradaban serta kesejahteraan umat
manusia.
b. UUD
No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional dimana dalam pasal 3
dinyatakan bahwa; pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan
berbentuk watak serta peradaban bangsa dan bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan berkembangnya potensi peserta didik
agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha esa
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga
Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
c. SK
Dirjen Dikti No. 14/ Dikti/ Kep/ 2006 tentang: rambu-rambu pelaksanaan kelompok
mata kuliah berkehidupan bersama (MBB) di perguruan tinggi yang salah satunya
membuat ISBD satu lagi adalah jenjang pendidikan tinggi.
B. ISBD
SEBAGAI MATA KULIAH BERKEHIDUPAN BERMASYARAKAT (MBB) DAN PENDIDIKAN UMUM
1. ISBD
merupakan kelompok mata kuliah berkehidupan bermasyarakat (MBB)
Berdasarkan keputusan
menteri pendidikan nasional nomor 232/ U/ 2000 tentang pedoman penyusunan
kurikulum pendidikan tinggi dan penilaian hasil belajar mahasiswa, kelompok
bahan kajian dan pengajaran yang cukup dalam suatu program studi yang
dirumuskan dalam kurikulum terdiri atas:
·
Kelompok mata kuliah pengembangan
kepribadian (MPK)
·
Kelompok mata kuliah keilmuan dan
keterampilan (MKK)
·
Kelompok mata kuliah berkarya (MKB)
·
Kelompok mata kuliah perilaku berkarya
(MPB)
·
Kelompok mata kuliah berkehidupan
bermasyarakat (MBB)
Visi ISBD sebagai MBB:
mengantarkan mahasiswa
menetapkan kepribadian kepekaan sosial, kemampuan hidup
bermasyarakat,pengetahuan tentang kelestarian memanfaatkan sumber daya alam.
Misi ISBD sebagai MBB:
Menumbuhkembangkan daya
kritis, daya kreatif, oresiasi, dan kepekaan mahasiswa terhadap nilai-nilai
sosialdan budaya demi pemantapan kepribadiannya sebagai bekal hidup
bermasyarakat selaku individu dan makhluk sosial yang memilik sifat:
1. Bersikap
demokratis bermartabat serta peduli terhadap pelestarian sumber daya alam dan
lingkungan hidup.
2. Memiliki
kemampuan, memiliki dasar ilmu dan pengetahuan, teknologi dan seni.
3. Ikut
berperan mencari solusi pemecahan masalah sosial budaya
.
Kompetensi ISBD sebagai
MBB:
Secara kompentensi,
dasar yang harus dikuasaioleh mahasiswa adalah : menjadi ilmiwan dan professional
yang berpikir kritis, kreatif, sistematik,dan ilmiah, berwawasan luas, etis,
memiliki kepekaan dan empati sosial, bersikap demokratis, berkeadaban, serta
ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah sosial dan budaya yang
bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
Program pendidikan umum
di Indonesia bertujuan antara lain sebagai berikut:
a. Untuk
memperluas cakrawala, perhatian, dan pengetahuan para mahasiswa sehingga tidak
terbatas pada bidang pengetahuan keahlian serta golongan asal.
b. Membantu
mahasiswa menemukan diri sendiri dan menempatkan diri dalam perkembangan
masyarakat dan budaya.
c. Mengharapkan
manusia dengan masalah susila serta masalah yang diwujudkan oleh pernyataan
kehidupan manusia, kemampuanya.
d. Memberikan
pengertian kepada mahasiswa mengenai hubungan keterkaitan dari ilmu
pengetahuan.
BAB II
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK
BUDAYA
A. PENGERTIAN
1. HAKIKAT
MANUSIA
Manusia adalah makhluk
yang luar biasa kompleks dan sempurna di ciptakan oloh tuhan yang maha esa
.tuhan menbekali manusia dengan akal dan persiapan untuk menerima
bermacam-macam ilmu pengetahuan dan kepandaian sehingga manusia dapat bereaksi
berdaya cipta dan sanggup menguasai alam dan hewan binatang melalui proses
interaksi.
Artinya manusia adalah
makhluk yang dinamis selalu berkembang bbukan makhluk yang statis tetap tidak
berkembang
a.manusia sebagai humo
econoinicus yaitu manusia merupakan makhluk ekonomi yang cendrung tidak pernah
merasa puas dengan apa yang di perolehnya dan selalu berusaha secara terus
menerus dalam memenuhi kebutuhanya
b. manusia sebagai humo
socius yaitu makhluk yang selalu ingin berenteraksi dengan sesame bergaul
c. Manusia sebagai
makhluk homuni lupus yaitu manusia menjadi serigala bagi manusaia lainnya
maksudnya
manusia merugikan
d.manusia sebagai humo
faber yaitu manusia sebagai makhluk bbekerja yang mewujudkan dirinya yakni
beraktipitas untuk kemajuan hidupnya.
e. manusia sebagai zon
pilitikkon yaitu manusia adalah makhluk sosial atau makhluk yang ingin
bermasyarakat
2.Hakikat manusia
sebagai makhluk budaya
Artinya manusia bukan
satu-satunya makhluk ciptaan tuhan makhluk tuhan di dunia (bumi) terbagi
menjadi 4 macam dan memiliki sifat yang berbeda .
-Alam memiliki sifat
wujud
-Tumbuhan memiliki
sipat wujud dan hidup
-Binatang memiliki
sifat hidup dan di bekali napsu
-Mausia memiliki sifat
wujud hidup di bekali napsu serta akal budi
Pada hakikatnya kebudayan mempunyai
dua segi bagian yang tidak dapat dilepaskan hubugannya satu sama lain yaitu:
a.Segi
kebedaan yaitu meliputi segala benda buatan manusia sebagai perwujudan dari
akalnya serta bisa di raba
b.b
b.Segi
kerohanian terdiri atas alam pikiran dan kumpulkan perasaan yang tersusun secara
teratur
B.
APRESIASI TERHADAP KEMANUSIAN DAN
KEBUDAYAAN
1.Apresiasiterhadap kemanusiaan
Ada tuuh unsur kebudayaan
-sistem peralatan dan perlegkapan hidup
teknologi
-Sistem mata penchrian hidup dan sistem
ekonomi
-Sistem kemasyarakatan kekrabatan atau
organisasi sosial
-Bahasa
-Kesenian
-Sistem relegi
C.
ETIKA DAN ESTETIKA BERBUDAYA
1.Etika dalam berbudaya
2.Estiteki dalam berbudaya
.2.pewarisan kebudayan
Yaitu proses pemindahan perumusan
pemikiranan dan pemakaian kebudayan dari generasi secara berkesambuganmelalui
ppembudayaan dan sosialisai .
3.perubahan
kebudayaan
Yaitu
perubahan yang terjadi sebagai akibat adanya ketidaksamaan antara unsur budaya
yang saling berbeda sehingga terjadi keadaban yang pungsinya tidak serasi bagi
sifat dampak .
4.Penyebaran
kebudayaan difusi
Yaitu
proses menyebarnya unsur-unsur kebudayaan dari suatu kelompok lain atau satu
masyarakat ke masyarakat lain.
BAB
III
MANUSIA
SEBAGAI MAKHLUK IDIVIDU DAN MAKHLUK SOSIAL
A.HAKIKAT
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU
Unsur-unsur
yang terdapat dalam hakikat manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosisl
terdiri dari hal-hal berikut:
1.Ssusunan
kodrat manusia yang terdiri atasraya dan jiwa
2.Sifat
kodrat terdiri atas makhluk berdiri
3.
kedudukan kodrat terdiri atas makhluk yang berdiri sediri dan makhluk ciptaan
tuhan
#.pentingnya
sosialisasi bagi manusia sebagai makhluk individu
Tidak
bisa di pugkiribahwa sebagai nakhluk. Individu manusia hidup sendiri manusia
pasti sangat membutuhkan orang lain proses sosialisasi sehinga manusia di sebut
juga sebagai makhluk sosial.
B.PERANAN
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL
Memiliki
peranan yang penting di antaranya menjagga kelestarian alam menjaga hubugan
antar sesame manusia serta menjaga hubugan dengan sang pencipta.
1.Peranan
manusia sebagai makhluk idividu sebagai makhluk individu manusia berperan untuk
mewujudkan hal-hal berikut:
a.Wujudnya
harkat dan martabat dan mulia.
b.Menggupayakan
kepenuhannya hak-hak dasarnya sebagai manusia
c.Merelalisasi
segenap potensi dirinya untuk kesejahtraan hidup.
d.Menurut
ilmu pengetahuan merekayasa teknologi serta memanpaatkannya untuk kemakmurandan
kesejahtraan.
2.
Peranan manusia sebagai makhluk sosial
Sebagai
makhluk sosia manusia berperan untuk mewujudkan hal-hal berikut
a.Melakukan
interaksi dan menciptakan kehidupkan berkelompok .
bmenciptakan
norma yang mengatur kehidupan sosial
NORMA
TERSEBUT ADALAH:
A.norma
agama
b.norma
kesusilaan dan moral
c.norma
kesopanan atau adat
d.norma
hukum
C.DINAMIKA
INTERAKSI SOSIAL
Merupakan
factor utama dalam kehidupan sosial interaksi sosial merupakan suatu pondasi
dari hubungan yang berupa tindakan yang berdasarkan norma dan nilai sosial yang
berlaku dan di terapkan dalam mmasyarakat.
Adapun
bebtuk interaksi sosial sebagai berikut :
1.
Asosiatif,yaitu proses interaksi yang
mengarah kepada persatuan meliputi :
-
Akomodasi
-
Kerja sama
-
Asimilasi
-
Alkulturasi
2.
Disasosiatif, yaitu proses interaksi
yang mengarah kepada perpecahan meliputi:
-
Persaingan
-
Pertikain atau pertentangan
-
Kotroversi
Adapun ciri ciri sebuah interaksi sosial
sebagai berikut:
1.
Pelaku lebih dari satu orang
2.
Adanya komunikasi melalui kontak sosial
tidak hanya lewat sentuhan badan,tetapi bisa juga lewat bicara.
3.
Memiliki maksud dan tujuan,terlepas dari
tidaknya tujuan tersebut dengan yang di perkirakan si pelaku
4.
Ada dimensi waktu yang akan menentukan
sikap aksi yang sedang berlangsung.
BAB IV
MANUSIA
DAN PERADABAN
A.
Hakikat peradaban
Peradaban
berasal dari kata “adab” yang artinya akhlak kesopanan,atau kehalusan budi
pekerti atau yang merujuk pada sifat yang tinggi dan mulia.
Mengenai
masa prasejarah,yaitu:
a.
pendekatan berdasarkan hasil
teknologi,terdiri dari zaman batu tua(palekotikum) zaman batu tengah /madyu
(mezolitikum) dan zaman batu baru (neolitikum).
b.
Pendekatan berdasarkan model sosial
ekonomi atau mata pencaharian hidup yang terdiri atas :
-masa
berburu dan mengumpulkan makanan
-masa
bercocok tanam
-masa
kemahiran teknik pembuatan peralatan logam.
1.paleotik(zaman
batu tua) zaman paleotik adalah zaman yang bermula kira kira 50 ribu hingga 100
tahun dahulu zaman ini berlangsung lama sekali,sekitar 600 tahun.pada tahun 20
ribu SM,manusia cromagnon sudah menguasai kebudayaan merdeka di Afrika utara
dan Eropa.
*
metodologi pembelajaran ISBD sebagai MBB
Harus
diajarkan dengan metode sebagai berikut:
-proses
pembelajaran diselenggarakan secara intraktif
,inspiratif,menyenangkan,menantang,memotivasi peserta didik untuk
berpartisipasi aktif,serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa.
-pembelajaran
yang di selenggarakan merupakan proses yang mendidik di dalam nya terjadi
pembahasaan ,kritis,analisis,induktif,dan deduktif ,reflektif melalui dialong
kreatif.
-pembelajaran
yag di seleggarakan dalam entuk aktivitas,proses pembelajara seperti kuliah
tetap,ceramah,diskusi,intraktif,study khas penugasan mandiri,tugas membaca
,seminar kecil.
-pembelajaran
yang meningkatkan motivasi belajar dan menumbuhkan kesadaran bahwa pembelajaran
berkehidupan bermasyarakat merupakan kebutuhan hidup untuk dapat eksis.
2.
ISBD sebagai program pendidikan umum
Menurut
phenix ( 1964:6) terdapat 6 pola makna esensial bagi segenap mahasiswa dalam
proses pembelajaran di perguruan tinggi yaitu:
-makna
symbolycs yaitu kemampuan untuk memakai bahasa dan berhitung
-makna
empirics yaitu kemampuan untuk memakai benda benda.
-makna
esthetics yaitu kemampuan memakai keindahan seni.
-makna
ethics yaitu kemampuan memakai baik dan buruk.
-makna
synoetics yakni kemampuan berpikir logis ,rasional sehingga dapat memakai mana
yang benar dan salah.
-makna
synoptic yaitu kemampuan untuk beragama atau berfilsafat.
D.DILEMA
ANTARA KEPENTINGAN INDIVIDU DAN MASYARAKAT
Dalam
kehidupan bermasyarakat pastiakan terjadi permasalahan/dilema antara melakukan
kepentingan individu atau masyarakat.
Liberalisme
mengembangkan prinsip:
·
Penjaminan hak milik perorangan.
·
Mememtingkan kepentingan individu yang bersangkutan.
·
Pembrian kebebasan penuh kepada
individu.
·
Persaingan bebas untuk mencapai
kepentingannya masing masing.
Sementara
itu ,socialisme merupakan suatu pandang yang berpendapat bahwa kepentingan
masyarakat harus di utamakan artinya sosialisme menentangkan masyarakat
secara keseluruhan kedudukan individu
hanyalah sebagai objek dari masyarakat.
BAB
V
MANUSIA
KERAGAMAAN DAN KESETARAAN
A.hakikat
dan keragamaan dan kesetaraan manusia
1.makna
keragamaan manusia dari kata “ragam” yang berarti macam jenis warna corak
.berdasarkan kamus besar bahasa Indonesia KBBI (2008) ragam berarti
A.
sikap tingkah laku ,cara: B.macam jenis C.musik lagu ragam.D. warna corak E.
laras tata bahasa.
2.makna
kesetaraan manusia berasal dari kata “setara atau sederajat” yang berarti sama
tingkatannya menurut kamus besar bahasa indoenesia KBBI (2008) sedrajat artinya
sama tingkatan baik dalam hal kedudukan pangkat golongan dll.
B.kemajemukan
dalam dinamika sosial budaya keragaman dala kehidupan sosial budaya yang selalu
mengalami perubahan dinamika melahirkan masyarakat majemuk pilural society yang
di perkenakan oleh furnival tahun 1948 majemuk berarti banyak ragam beraneka
jenis .pada dua hal ,yaitu pembelahan horizontal dan vertical ,secara
horizontal majemukah dikelompokan
sebagai berikut:
a.etnik
dan ras asal usul keturunan
b.
bahasa daerah
c.adat
istiadat atau prilaku
d.agama
e.pakaian
,makanan,material,dan lainnya .
sementara
itu secara vertical masyarakat majemuk dikelompokan:
a.penhasilan
atau ekonomi
b.
pendidikan
c.pemukiman
d.perkerja
e.kedudukan
sosial politik.
Penggunaan
istilah ras ini pertama kali di pelopori oleh fragois barnier (1625 – 1685).
Ciri
ciri fisik biologis berdasarkan karakter biologis manusia dapat dikelompokkan
berbagaoldi ras:
-ras
kaukasold
-moggoloid
-neggrold
-australoid
-melansia
Problem
kesetaraan serta solusinya problem kesetaraan jika dibiarkan akan di buat
harkat dan martabat
Sebagai
makhluk yang mulia menjadi hilang.solusi untuk mengatasi problem kesetaraan
antara lain:
-perlindugan
dan penekan HAM
-penghapusan
segala bentuk diskriminasi seperti terhadap perempuan
-semua
orang dianggap sama tanpa membedakan factor primudial.
BAB
VI
HAKIKAT
FUNGSI DAN PERWUJUDAN MORAL DAN HUKUM.
1.hakikat
fungsi dan perwujudan nilai ,nilai itu sendiri terbagi menjadi 2 yaitu nilai
bersifat objektif menurut aliran idealisme di sebut juga akiran objektivitas
.nilai itu objek ada pada setiap sesuatu menurut Rokech 1973 nilai itu sendiri
berfungsi antara lain :
-
membimbing individu dala posisi tertentu sosia lissus tertentu dan
mengevaluasinya
-
mempengaruhi individu untuk lebik menyukai ideology
-
mengarahkan cara menampilkan diri pada orang lain .
-melakukan
evaluasi dan membuat keputusan.
-mengarahkan
tingkah laku dan membujuk
Sumaryono
1945 mengklasifikasikan moralitas atas beberapa bagian tertentu
-moralitas
objektif
-moralitas
subjekti
-moralitas
intrinsic
-moralitas
ekstrinsik
2.hakikat
fungsi dan perwujudan hukum berikut menurut beberapa ahli:
-Latto
adalah sistem peraturan yang diatur dan tersusun baik yang mengikat masyarakat
- artoteles menyatakan hukum hayna sebagai
kumpulan
-agustin
adalah sebagai peraturan diadakan untuk memberikan bimbingan .
-duguit
menyatakan tingkah laku para anggota masyarakat.
-van
apeidoorn bahwiban dan kesejahta hukum gejala sosial tidak ada masyarakat yang
tidak mengenal hukum .
B.keadilan
ketertibaan
-
hakikat kesejahteraan
C.PROBLEMATIKA
NILAI MORAL DAN HUKUM DALAM MASYARAKAT DALAM NEGARA.
Nilai
moral dan hukum selayaknya dipatuhi untuk menciptakan keadilan ketertiban dan
kesejahteraan problema
*problematika
moral berupa pelanggaran moral
*problematika
hukum .
BAB
VII
MANUSIA
SAINS TEKNOLOGI DAN SENI
a.hakikat
dan makna sains teknologi dan seni bagi manusia
1.hakikat
danmaki bahasna sains berasal dari kata scienctica dalam bahasa inggris disebut
dengan knowlendgo
2.
hakikat teknologi dari bahasa yunani berasal dari tchnce logia .teclne berarti
seni atau kerajinan dan logis artinya ilmu.
3.hakikat
seni pada hakikatnya bsa dilihat inti sari ekspresi dari kreativitas manusia
.jika dilihat dari penggunaan medianya .maka seni dapat di bedakan menjadi 3
-
sen yang dapat di nikmati melalui media pendengaran audio art misalnya seni music
-
seni penglihatan visual art misalnya lukisan ,
-seni
yang di nikmati melalui pendengaran audio art misalnya music.
-aplikasi
sains teknologi dan seni ilmu pengetahuan teknologi memiliki hubungan yang
sangat erat.ispek juga berpengaruh dengan upaya manusia berdasarkan uraian
diatas makan dapat disimpulkan bahwa :
-manusia
sebagai pencipta kebudayaan
-manusia
menghasilkan peradaban
-produk
peradaban adalah sains 3
3.produk
ains teknologi dan seni
-
iptek netral tetapi tidak semuanya yang bebas
Selain
dampak positif iptek dapat juga menghadirkan dampak negative diberbagai bidang:
-bidang
komunikasi
-bidang
industry
-bidang
ekonomi
-bidang
sosial budaya
-
bidang lingkungan
BAB
VIII
MANUSIA
DAN LINGKUNGAN
A.Selanjutnya
jika di kaitkan dengan ilmu sosial kemasyarkatan hubugan dengan manusia.Lingkugan
dapat di katakana sebagian suatu media makhluk hidup tinggal mencari dan
memiliki karakter serta fungsi yang khas dan terkait secara timbal balik dengan
keberadaan makhluk hidup yang menepati terutama manusia yang memiliki peranan
yang lebih komlpleks dan ril (elly m. setiadi) 2006. Sementara itu dalam uu
No.23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup pasal 1 ayat 1 menyatakan
bahwa lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda daya keadaan
dan makhluk hidup termasuk manusia dan prilakunya yang mempegaruhi ke lagsungan
kesejahtraan manusia serta makhluk hidup lainnya.
B.Kualitas
ligkugan dan penduduk kesejahtraan memberikan sumber kesejahtraan manusia.
Artinya ligkugan hidup menjadi sumber dalam mendukung kehidupan dan di harapkan
mampu memberikan kesejahtraan dalam hidup manusia
C.Probiematika
ligkungan sosial budaya yang di hadapi masyarakat
1.Problematika
pengelolaan lingkungan
Lingkungan
dapat mengalami suatu perubahan dalam proses interaksi dengan hidup manusia
Adapun beberapa
upaya yang dapat di lakukan untuk pelestarian lingkungaan hidup adalah
-Penanaman
kembali hutan yang gund
-Ppencegahan
terhadapbung sampah dan limbah di sebarang tempat
-
-Pemberian sanksi ketet terhadap pelaku
D.ISU-ISU
PENTING PERSOALAN LINTAS BUDAYA BANGSA
DI
zaman gelobalisasi seperti sekarang ini mereka dengan muncul bermacam-macam isu
gelobal yang pada ahirnya mempegaruh b
Budaya
di dunia termasuk Indonesia.
a.Isu
tentang lingkungan
contohnya
permasalahan lingkungan yang sering terjadi sebagai berikut:
a.Kekringan
b.banjir
c.logsor
d,erosi
abrasi dan patal
e.intrusi
air laut
f.kebakaran
hutan
i.pencemaran
minyak lepas pantai
j.pemanas
global
k.penipisan
lapisan ozon
l.penurunan
keanekaragaman hayati
2.Isu
tentang kemanusiaan
a.Kemiskinan
-pendidikan
yang rendah
-ketimbagan
pendidikan modal
-ketidak
meratakan investasi
-alusiasi
angaran kredit
-terbatasnya
bahan kesediaan
-rendahnya
proditivitas
-
Budaya menabung belum berkembang
-rendanya
jaminan kesejahtraans
DAFTAR
PUSTAKA
Julianto,
Budi.(TAHUN).ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR.(TEMPAT
TERBIT).Alfabetha.